E - Learning Smart Classroom

Blog
26NOV

Konsep digital classroom mengacu pada kondisi ruang kelas yaitu murid belajar dan berinteraksi dengan guru atau instruktur dengan menerapkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi secara strategis. Seperti yang Anda semua tahu, teknologi telah mengubah cara hidup manusia, dan aspek pendidikan tidaklah luput dari hal tersebut. Digital classroom merupakan salah satu contoh terbaik dari penerapan teknologi untuk tujuan yang positif.

Terlebih, kini para murid juga sudah sangat familiar dengan internet dan perangkat teknologi seperti laptop atau tablet. Dengan menerapkan konsep digital classroom secara tepat, para murid pun bisa menggunakan teknologi dan internet secara maksimal untuk membantu mereka belajar.

Keuntungan paling menonjol yang ditawarkan oleh digital learning datang dari proses digitalisasi itu sendiri. Ketika media mengalami perubahan dari analog ke digital, sumber-sumber yang dibutuhkan untuk belajar ikut mengalami transformasi. Dulu, ketika belum ada internet dan murid ingin mencari suatu informasi spesifik, mereka harus membuka berlembar-lembar halaman buku. 

Kini, murid Anda tak perlu melakukan hal tersebut karena mereka bisa langsung mengetikkan informasi yang ingin dicari pada internet dan mesin pencari online akan menghadirkan sederet informasi terkait. Benar-benar praktis dan mudah.

Itu baru mencakup ranah teks saja. Jangan lupakan platform seperti YouTube yang mengajak murid untuk belajar melalui media audio visual. Dengan tampilan yang lebih menarik dan interaktif, hal ini tentu akan lebih memudahkan murid untuk belajar dan menyerap informasi. Mereka tak lagi hanya menghapal informasi, tapi benar-benar memahaminya.

Salah satu kekuatan teknologi terletak pada aspek interaktivitasnya. Hal inilah yang mampu meningkatkan engagement pada diri pengguna, yang dalam hal ini mengacu pada murid-murid Anda. Berkat konsep digital classroom, murid tak lagi hanya duduk pasif di dalam kelas karena mereka tertarik dengan sendirinya untuk mengeksplor hal-hal yang ditawarkan oleh teknologi. 

Salah satu contoh sederhana dari keuntungan ini adalah penggunaan LCD touch screen di dalam kelas. Sebagai tambahan dari papan tulis, alat tersebut memungkinkan Anda untuk menayangkan slide show persentasi dari materi yang ingin disampaikan atau menyetel video yang terkait dengan pembelajaran tertentu. Hal ini tentu akan meminimalisir kebosanan yang mungkin dirasakan oleh murid selama proses belajar di dalam kelas.

Poin satu ini masih berhubungan dengan sebelumnya. Karena interaktivitas yang ada mampu meningkatkan engagement, maka partisipasi murid pun akan ikut naik dan bahkan bisa mencapai 100%. Ingat, digital learning juga bisa dilakukan secara online. Hal ini akan memudahkan murid yang biasanya cenderung diam di dalam kelas untuk ikut berpartisipasi secara nonverbal. 

Melalui tulisan, murid jadi mempunyai waktu lebih untuk memikirkan secara matang apa yang ingin disampaikannya sehingga feedback yang mereka berikan pun bisa lebih “berisi”. Seiring berjalannya waktu, murid akan merasa lebih percaya diri dan membuka kesempatan bagi mereka untuk berpartisipasi secara verbal di ruang kelas.